Hoaaahhmmm, akhirnya ada waktu lagi buat nulis sesuatu disini.
Well, I'm very very busy lately. Berangkat pagi, pulang malem. Ke kosan seakan cuma numpang tidur dan ngerjain tugas tentunya. Selebihnya, kuliah di kampus, ngerjain tugas-tugas yang sangat amat banyak dan belajar kelompok di kosan temen.
But actually, I do really enjoy it. Having a lot of new friends who have different characters and sometimes show us an unpredictable and unique attitude (esp. for my friends who are from outlying districts). It's interesting and sometimes funny to see them talking with languages that I don't understand at all, haha. (apalagi yang dari Sumatera, unik-unik banget deh.. :D). And of course I also learn many things from them.
Hmm.. actually I think I've already enjoyed with my new environment, but there's still something that makes me in a quandary. That's about my study program.
There are so many questions that waiting to be answered. Why I chose chemical engineering? Is it the correct one for me?
Yaa lagi dan lagi, untuk kesekian kalinya, saya merasa salah masuk jurusan. :(
Why? Salah satu alasan terbesarnya adalah KIMIA.
I feel really stupid in chemistry class. Semua temen-temenku jago kimia. Banyak banget yang ikut OSN Kimia, dan dapet medali emas, perak, dan perunggu. Sementara aku...well, you know that I'm not that interesting to chemistry actually and please jangan mengungkit tentang aku yang dapet nilai UAN Kimia 100. Nilai UAN 100 bukan berarti aku jago kimia. -____-"
So, why did I choose chemical engineering?
To be honest, alasan sesungguhnya adalah:
1. Tuntutan keluarga
2. Hasil psikotest
3. Banyak fisikanya
Setelah dipikir-pikir, sepertinya alasan di atas tidak cukup baik untuk menentukan suatu pilihan jurusan. Alasan 1 dan 2 dari luar diriku sendiri. Hanya alasan 3 yang dari dalam diriku sendiri.
Honestly, I ever thought about studying in Pure Physics/MIPA FISIKA. I told this to my parents. My mom disagreed with it while my dad supported me. My dad always support me in any condition and any situation that make me feel happy and comfort. But unfortunately, my dad is too stick with my mom. So, if my mom disagree, he'll disagree too. :(
I've done my midterm test in Chemical Engineering UI, and my conclusion: I'm not really interesting with the subjects in this major.. :(
As I told you before, there's no Physics subject in this semester. Tapi, Fisika sudah 'nyelip' di mata kuliah Pengantar Teknik Kimia tentang FLUID MECHANICS. Di matkul itu juga, sang dosen mengatakan satu kalimat yang membuatku........ -____-"
"Jantung Teknik Kimia adalah TERMODINAMIKA"
Memang sih, semester 2 dan seterusnya akan lebih banyak Fisika-nya. Tapi tetep aja, aku harus melewati banyak matkul KIMIA yang susah-susah (Kimia Analitik, Kimia Organik, Kimia Fisika). Dan sebenarnya, Termodinamika dan Mekanika Fluida adalah materi Fisika yang tidak begitu aku sukai. Dulu, saat SMA, aku sulit memahaminya bahkan sampai memanggil guru ke rumah untuk memahami materi tersebut. Hhh..
Tapi apapun yang sudah terjadi, janganlah disesali. Yang sudah diberikan oleh Allah, itulah yang terbaik untuk kita. So, I'll try to do my best here, in Chemical Engineeering.
When you make mistakes, don't look back at it too long because the past can't be changed...
"Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugrah..."
:)
Leadership Journey…
1 week ago

